Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Garut Ikuti Diskusi Pojok Pengawasan, Tekankan Penguatan Forum Warga untuk Partisipasi Masyarakat

Anggota Bawaslu Garut Lamlam Masropah dalam Diskusi Pojok Pengawasan yang digelar Bawalu Jabar

Garut, Jawa Barat – Anggota Bawaslu Garut Lamlam Masropah bersama jajaran Bawaslu kabupaten/kota lainnya mengikuti kegiatan Diskusi Pojok Pengawasan dengan tema “Peran Forum Warga Pikeun Nguatkeun Pengawasan Partisipatif” yang digelar oleh Bawaslu Jawa Barat secara daring pada Selasa (26/8/2025).


 

Kegiatan ini diikuti oleh staf divisi pencegahan, partisipasi masyarakat, dan humas dari seluruh Bawaslu kabupaten/kota, alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), serta kader Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) se-Jawa Barat. Diskusi ini bertujuan memperkuat peran Forum Warga sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi.


 

Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Jawa Barat, Nuryamah, menegaskan pentingnya Forum Warga sebagai ruang dialog dan edukasi di tingkat akar rumput.

“Forum Warga harus menjadi penggerak proses demokrasi dengan kemampuan mengatasi potensi konflik. Substansi pencegahan harus sampai ke masyarakat agar kesadaran meningkat dan mereka terdorong ikut mengawasi,” ungkapnya.


 

Ia juga menekankan perlunya pengawasan partisipatif yang berakar pada nilai-nilai lokal. Bawaslu Jawa Barat terus mendorong tujuh bentuk kegiatan pencegahan berbasis partisipasi, termasuk P2P, Pojok Pengawasan, Forum Warga, kerja sama dengan perguruan tinggi, kampung pengawasan partisipatif, hingga komunitas digital.


 

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam, menegaskan Forum Warga merupakan inovasi penting untuk memperkuat pengawasan Pemilu.

“Secara masif kita akan menggiatkan forum warga agar partisipasi masyarakat semakin kuat dalam agenda kepemiluan ke depan,” ujarnya.


 

Anggota Bawaslu Garut, Lamlam Masropah, yang hadir dalam kegiatan ini menyebut Forum Warga sebagai upaya strategis untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Forum Warga menjadi sarana agar pengawasan Pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat. Dengan partisipasi aktif warga, pengawasan akan lebih menyentuh akar persoalan di lapangan,” kata Lamlam.


 

Diskusi juga menampilkan praktik baik dari Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya dan Indramayu dalam memanfaatkan Forum Warga sebagai ruang edukasi dan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Bawaslu Jawa Barat berharap forum ini dapat memperkuat kesadaran publik sehingga demokrasi semakin partisipatif dan berkualitas.


 

Penulis dan Foto: Panji Maulana

Editor: Panji Maulana