Lompat ke isi utama

Berita

Ipur Purnama Alamsyah: Demokrasi Harus Dijaga dengan Nilai Moral dan Integritas

Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu di STAI Musaddadiyah

Garut, Jawa Barat – Agenda sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu V oleh Anggota Bawaslu Garut, Ipur Purnama Alamsyah, berlanjut ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Musaddadiyah pada Jumat (12/9/2025).


 

Di hadapan mahasiswa STAI Musaddadiyah, Ipur menyampaikan bahwa kompetisi debat ini merupakan wadah penting untuk melibatkan generasi muda dalam penguatan demokrasi. Namun, ia menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dari perguruan tinggi keagamaan memiliki nilai tambah tersendiri.


 

“STAI Musaddadiyah punya basis nilai keislaman yang kuat. Inilah kekuatan untuk melihat isu hukum Pemilu tidak hanya dari aspek regulasi, tetapi juga dari perspektif moral dan integritas,” ujar Ipur.


 

Ia menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya soal mekanisme teknis, melainkan juga tentang menjaga keadilan, kejujuran, dan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.


 

Menurut Ipur, mahasiswa STAI Musaddadiyah dapat memberikan perspektif unik dalam kompetisi ini, yakni menghubungkan hukum kepemiluan dengan etika dan tanggung jawab moral. “Inilah yang akan memperkaya wacana hukum Pemilu di tingkat nasional,” tambahnya.


 

Selain itu, ia mendorong agar mahasiswa STAI tidak ragu untuk ikut serta, karena keikutsertaan mereka akan menjadi bukti bahwa demokrasi Indonesia dijaga oleh semua kalangan, termasuk perguruan tinggi berbasis agama.


 

Menutup sesi sosialisasi, Ipur menyampaikan harapannya agar STAI Musaddadiyah dapat melahirkan tim debat yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas. “Mari kita buktikan bahwa nilai moral dan hukum bisa berjalan seiring dalam menjaga demokrasi,” pungkasnya.

Penulis dan Foto: Panji Maulana

Editor: Panji Maulana