Lamlam Masropah: “Sinkronisasi Data dengan KPU adalah Kunci Penguatan Pengawasan Pemilu”
|
Garut – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut menerima kunjungan koordinasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut pada Senin (29/9/2025). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Garut tersebut diterima langsung oleh Lamlam Masropah, Anggota Bawaslu Garut yang membidangi Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2HM).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antar penyelenggara Pemilu, khususnya terkait sinkronisasi data hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu. Salah satu fokus pembahasan adalah pelaksanaan uji petik terhadap data sampel yang telah dihimpun oleh Bawaslu Garut.
Menurut Lamlam, koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesesuaian antara temuan pengawasan Bawaslu dengan data kepemiluan yang dikelola oleh KPU.
“Kami menyambut baik kunjungan koordinasi ini. Uji petik data sangat penting agar ada kesamaan persepsi dan validasi bersama antara hasil pengawasan kami dengan data yang dimiliki KPU,” ujar Lamlam.
Ia menambahkan bahwa sinkronisasi data bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut kualitas demokrasi di Garut. Dengan data yang valid, setiap tahapan Pemilu akan berjalan lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kunjungan koordinasi ini juga menjadi wadah untuk membahas sejumlah temuan lapangan yang selama ini menjadi perhatian Bawaslu, termasuk potensi ketidaksesuaian data yang ditemukan saat proses pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Lamlam menegaskan, kerja sama erat antara Bawaslu dan KPU merupakan kunci menjaga kredibilitas Pemilu.
“Kami ingin memastikan bahwa hasil pengawasan bukan sekadar catatan internal, tetapi dapat memberikan manfaat nyata dalam memperkuat kualitas data kepemiluan di Kabupaten Garut,” tambahnya.
Pertemuan koordinasi ini diakhiri dengan kesepahaman untuk terus melanjutkan uji petik secara berkala, sehingga setiap perbedaan data dapat segera ditindaklanjuti. Baik Bawaslu maupun KPU sepakat bahwa sinergi dan keterbukaan adalah pondasi utama demi suksesnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Foto: Panji Maulana
Editor: Panji Maulana