Menguatkan Konsolidasi Demokrasi, Lamlam Bahas Disinformasi Pemilu Bersama Mahasiswa FISIP Uniga
|
Garut, Jawa Barat — Dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi di kalangan generasi muda, Anggota Bawaslu Kabupaten Garut Lamlam Masropah melaksanakan kegiatan diskusi bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Garut (Uniga), Senin (12/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Garut ini menjadi ruang dialog antara penyelenggara Pemilu dan mahasiswa dalam membahas berbagai isu strategis kepemiluan, khususnya terkait tantangan disinformasi dan hoaks dalam Pemilu.
Dalam pemaparannya, Lamlam Masropah menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi di era digital membawa tantangan tersendiri bagi demokrasi, terutama dengan maraknya penyebaran informasi yang tidak benar.
“Disinformasi dan hoaks menjadi ancaman serius dalam proses demokrasi. Jika tidak diantisipasi, hal ini dapat mempengaruhi persepsi publik dan merusak kualitas Pemilu,” ujar Lamlam Masropah.
Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan, serta mendorong terciptanya ruang diskusi yang sehat dan berbasis fakta.
Selain itu, Lamlam mengajak mahasiswa untuk lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang berkaitan dengan isu kepemiluan.
“Mahasiswa harus mampu menjadi filter informasi, tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai pihak yang ikut mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh hoaks,” tambahnya.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa, yang aktif menyampaikan pertanyaan serta pandangan terkait fenomena disinformasi di media sosial.
Berbagai isu turut dibahas, mulai dari pola penyebaran hoaks, dampaknya terhadap partisipasi masyarakat, hingga strategi pencegahan yang dapat dilakukan secara kolaboratif antara penyelenggara Pemilu dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat semakin memahami peran strategisnya dalam menjaga kualitas demokrasi, serta turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Penulis dan Foto: Panji Maulana
Editor: Panji Maulana