Menguatkan Peran Pemilih Pemula, Yusuf Perkuat Edukasi Pengawasan Partisipatif lewat Bawaslu Ber-SIGAP di SMK Muhammadiyah Garut
|
Garut, Jawa Barat — Dalam upaya memassifkan pengawasan partisipatif serta meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan pemilih pemula, Bawaslu Kabupaten Garut kembali melaksanakan program Bawaslu Ber-SIGAP (Bawaslu bersama Siswa Garut Awasi Pemilu) di SMK Muhammadiyah Garut, Senin (26/02/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Garut Yusuf Firdaus bersama tim sosialisasi Bawaslu Garut, dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Garut beserta para siswa, khususnya perwakilan kelas XII yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu mendatang.
Program Bawaslu Ber-SIGAP merupakan salah satu strategi Bawaslu Garut dalam membangun kesadaran pengawasan sejak dini, dengan menyasar kalangan pelajar sebagai bagian penting dalam ekosistem demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Garut menyampaikan materi sosialisasi kepemiluan yang mencakup peran dan fungsi Bawaslu, bentuk-bentuk pelanggaran Pemilu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Anggota Bawaslu Garut Yusuf Firdaus dalam pemaparannya menekankan bahwa pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan, sehingga perlu dibekali pemahaman yang baik terkait kepemiluan.
“Pemilih pemula bukan hanya memiliki hak untuk memilih, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawasi jalannya proses demokrasi. Kesadaran ini penting untuk dibangun sejak dini,” ujar Yusuf Firdaus.
Ia juga menambahkan bahwa melalui program Bawaslu Ber-SIGAP, para siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekitarnya.
Selain itu, materi yang disampaikan juga menyoroti tantangan demokrasi di era digital, termasuk pentingnya bijak dalam bermedia sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks yang dapat memicu disinformasi dalam proses Pemilu.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya dan berdiskusi terkait berbagai aspek kepemiluan, termasuk mekanisme pengawasan serta peran generasi muda dalam menjaga netralitas dan integritas Pemilu.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Garut berharap sekolah dapat menjadi ruang strategis dalam menanamkan nilai-nilai pengawasan partisipatif serta mencetak pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas.
Ke depan, Bawaslu Kabupaten Garut akan terus memperluas pelaksanaan program Bawaslu Ber-SIGAP ke berbagai sekolah di Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pengawasan partisipatif dan menjaga kualitas demokrasi.
Penulis dan Foto: Panji Maulana
Editor: Panji Maulana