Menguatkan Validitas Data Pemilih, Ahmad Lakukan Pengawasan Melekat pada Pleno PDPB Triwulan I 2026
|
Garut, Jawa Barat — Dalam rangka memastikan akurasi dan validitas data pemilih, Bawaslu Kabupaten Garut melaksanakan pengawasan melekat pada Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Periode Triwulan I Tahun 2026 yang digelar oleh KPU Kabupaten Garut di Aula KPU Garut, Rabu (01/04/2026).
Pengawasan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Garut Ahmad Nurul Syahid bersama Anggota Bawaslu Garut Yusuf Firdaus, sebagai bentuk komitmen dalam mengawal setiap tahapan pemutakhiran data pemilih agar berjalan sesuai ketentuan.
Rapat pleno tersebut turut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Garut beserta jajaran, serta unsur multistakeholder yang terdiri dari Kodim 0611/Garut, Polres Garut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Disdukcapil Kabupaten Garut, serta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Garut.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Garut tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga menyampaikan saran dan masukan sebagai bagian dari upaya perbaikan dan penyempurnaan proses pemutakhiran data pemilih.
Ketua Bawaslu Garut dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya menjaga kualitas data pemilih sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan Pemilu yang demokratis.
“Data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif menjadi kunci dalam menjamin hak pilih masyarakat. Oleh karena itu, setiap tahapan pemutakhiran harus dilakukan secara cermat dan transparan,” ujar Ahmad Nurul Syahid.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara penyelenggara Pemilu dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas data pemilih secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026, diperoleh data sebagai berikut:
- Jumlah pemilih laki-laki: 1.074.513
- Jumlah pemilih perempuan: 1.028.103
- Total jumlah pemilih: 2.102.616
- Jumlah pemilih baru: 42.243
- Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS): 9.693
Dalam forum tersebut, Bawaslu Garut juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap hasil pengawasan yang telah dilakukan, termasuk melalui uji petik dan pencermatan data di lapangan, guna memastikan tidak adanya data yang tidak valid atau berpotensi menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Kegiatan pleno berlangsung dengan lancar dan penuh keterbukaan, dengan adanya ruang diskusi bagi seluruh peserta untuk menyampaikan masukan dan tanggapan terhadap hasil rekapitulasi yang disampaikan.
Melalui pengawasan melekat ini, Bawaslu Kabupaten Garut berharap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dapat terus ditingkatkan kualitasnya, sehingga mampu mendukung terselenggaranya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Ke depan, Bawaslu Garut akan terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh tahapan kepemiluan, khususnya dalam memastikan hak pilih masyarakat tetap terjamin melalui data pemilih yang akurat dan terpercaya.
Penulis dan Foto: Panji Maulana
Editor: Panji Maulana