Lompat ke isi utama

Berita

Orientasi PPPK Tahun 2025: Bawaslu Garut Mantapkan SDM Pengawas Pemilu

Jajaran ASN Bawaslu Garut

Garut, Jawa Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara resmi menggelar Kick Off Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025 pada Kamis (21/8/2025).

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh 4.284 PPPK dari sekretariat Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk pegawai PPPK dari Sekretariat Bawaslu Kabupaten Garut.


 

Orientasi PPPK ini menjadi langkah awal untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) Bawaslu yang kompeten, berintegritas, dan siap mengemban tugas pengawasan Pemilu. Pelaksanaan kegiatan berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK dan Peraturan Lembaga Administrasi Negara (PerLAN) No. 15 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi PPPK.


 

Dalam Pasal 31 PerLAN No. 15 Tahun 2020 ditegaskan bahwa setiap instansi pemerintah wajib melaksanakan orientasi bagi PPPK yang baru diangkat. Orientasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan program strategis yang bertujuan memperkenalkan tugas dan fungsi ASN serta nilai-nilai dan etika kerja di lingkungan instansi pemerintah.


 

Sebagai tindak lanjut, Orientasi PPPK dilaksanakan paling lambat satu bulan setelah pengangkatan pegawai, dan hanya diberikan sekali sepanjang status pegawai tersebut sebagai PPPK. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya kerja profesional sesuai prinsip ASN BerAKHLAK (Berorientasi pada pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).


 

Pada pelaksanaannya, orientasi PPPK Bawaslu ini mengacu pada kurikulum dan sistem informasi yang telah ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Peserta kegiatan mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber, termasuk pemaparan Kebijakan Orientasi PPPK Tahun 2025 oleh Puslitbangdiklat Bawaslu, penjelasan Kebijakan Manajemen Talenta dan Pengembangan Kompetensi ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta panduan penggunaan SWAJAR PPPK, platform pembelajaran daring berbasis Massive Open Online Course (MOOC) yang dikembangkan LAN untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN.


 

Dengan adanya kegiatan orientasi ini, diharapkan seluruh pegawai PPPK, termasuk yang bertugas di Bawaslu Garut, dapat memahami peran strategisnya dalam mendukung pengawasan Pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.


 

Penulis dan Foto: Panji Maulana

Editor: Panji Maulana