Pengawasan Coktas di Desa Parakan: Lamlam Temukan Pemilih Usia Ekstrem Teridentifikasi Telah Meninggal Dunia
|
Garut, Jawa Barat — Pada titik pengawasan terakhir di hari yang sama, Anggota Bawaslu Garut Lamlam Masropah melakukan pengawasan Coktas di Desa Parakan, Kecamatan Samarang. Fokus pengawasan tetap diarahkan pada pemilih yang tercatat berusia lebih dari 100 tahun, sebuah elemen data yang memiliki tingkat risiko kesalahan cukup tinggi.
Setiba di Desa Parakan, tim Bawaslu bersama petugas KPU Garut bergerak ke alamat pemilih yang tercatat dalam daftar data ekstrem tersebut. Upaya verifikasi dilakukan dengan melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, serta aparat desa untuk memastikan kebenaran status kependudukan pemilih.
Dalam proses pengecekan, ditemukan bahwa pemilih tersebut telah meninggal dunia. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga serta pemerintah desa, yang menjelaskan bahwa pemilih tersebut wafat beberapa waktu lalu, namun data kependudukan dan daftar pemilih belum diperbarui.
Temuan ini menjadi catatan penting bahwa pembaruan data kependudukan masih menjadi tantangan besar di beberapa wilayah, khususnya dalam memastikan bahwa data yang tercatat di sistem benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
Ketidaksesuaian seperti ini dapat berpotensi memengaruhi integritas daftar pemilih jika tidak segera diperbaiki. Oleh karena itu, Coktas menjadi sarana penting untuk memperbaiki elemen data yang bersifat krusial, terutama berkaitan dengan status hidup atau meninggalnya pemilih.
Menanggapi temuan tersebut, Lamlam Masropah menyampaikan bahwa pembaruan data secara berkala harus terus diperkuat.
“Temuan di Desa Parakan menjadi bukti bahwa pengawasan lapangan tidak boleh diabaikan. Data pemilih harus selalu dikoreksi dan diperbarui agar sesuai dengan kondisi real. Ketika ada pemilih yang ternyata sudah meninggal, data tersebut harus segera dihapus agar daftar pemilih tetap valid,” tegasnya.
Bawaslu Garut memastikan bahwa hasil temuan ini akan segera dituangkan dalam rekomendasi resmi kepada KPU Garut untuk dilakukan perbaikan. Pengawasan Coktas akan terus dilakukan di desa-desa lainnya sebagai bagian dari komitmen menjaga hak pilih masyarakat dan integritas penyelenggaraan Pemilu.
Penulis dan Foto: Panji Maulana
Editor: Panji Maulana