Ramadhan sebagai Momentum Partisipasi, Bawaslu Garut Launching Ngabuburit Pengawasan 2026
|
Garut, Jawa Barat — Ramadhan bukanlah jeda dalam pengawasan, melainkan momentum untuk memperkuat partisipasi dan kesadaran kolektif dalam menjaga demokrasi. Berangkat dari semangat tersebut, Bawaslu Kabupaten Garut menghadirkan Launching Ngabuburit Pengawasan 2026 sebagai ruang edukasi, refleksi, dan kolaborasi di masa non-tahapan pemilu.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah dialog interaktif yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk membahas isu-isu strategis seputar integritas, literasi demokrasi, dan pengawasan partisipatif. Melalui konsep santai namun substansial, Ngabuburit Pengawasan menjadi sarana mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam diskusi yang membangun.
Ketua Bawaslu Kabupaten Garut menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial — nilai yang juga menjadi fondasi dalam kerja-kerja pengawasan pemilu.
“Pengawasan tidak berhenti meskipun berada di masa non-tahapan. Justru di momen seperti inilah edukasi dan penguatan partisipasi publik harus terus digelorakan,” ujarnya.
Launching Ngabuburit Pengawasan 2026 diharapkan menjadi titik awal konsolidasi gagasan dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Garut. Dengan pendekatan dialogis dan inklusif, Bawaslu Garut ingin memastikan bahwa semangat pengawasan tetap hidup, bahkan di luar tahapan pemilu sekalipun.
Melalui forum ini, masyarakat diajak untuk memanfaatkan waktu menjelang berbuka dengan obrolan yang bermakna — memperkuat integritas, meningkatkan literasi demokrasi, serta meneguhkan komitmen pengawasan partisipatif sebagai tanggung jawab bersama.
Ramadhan menjadi ruang menata hati, dan pengawasan menjadi jalan menjaga demokrasi tetap sehat dan bermartabat.
Penulis dan Foto: Panji Maulana
Editor: Panji Maulana