Lompat ke isi utama

Berita

Tinjau Kesiapan Pengawasan Non-Tahapan, Bawaslu Garut Terima Supervisi dari Anggota Bawaslu Republlik Indonesia

Pimpinan Bawaslu Garut Bersama Anggota Bawaslu RI Puadi

Garut, Jawa Barat — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut menerima kunjungan supervisi dari Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Puadi, pada Sabtu (19/7/2025). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka monitoring dan supervisi kesiapan pengawasan non-tahapan Pemilu dan Pemilihan, yang kini menjadi fokus utama Bawaslu di seluruh tingkatan.

Kehadiran Anggota Bawaslu RI tersebut turut didampingi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Syaiful Bachri, yang selama ini juga aktif mengawal pelaksanaan tugas pengawasan di wilayah Jawa Barat. Keduanya disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Garut, Ahmad Nurul Syahid, bersama seluruh anggota dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Garut.

Dalam arahannya, Puadi menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kerja pengawasan di masa non-tahapan. Menurutnya, pengawasan di masa ini tidak kalah penting dengan saat tahapan pemilu berlangsung, karena merupakan fondasi dari penguatan pengawasan partisipatif dan pencegahan pelanggaran.

“Non-tahapan bukan berarti tidak ada kerja. Justru di masa inilah, Bawaslu harus menguatkan kapasitas, membangun koordinasi lintas sektor, dan memastikan bahwa data dan sistem pendukung pengawasan sudah siap saat tahapan dimulai,” ujar Puadi.

Lebih lanjut, Puadi mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Bawaslu Garut dalam menjaga ritme kerja kelembagaan, termasuk upaya peningkatan kapasitas SDM, publikasi kerja-kerja pengawasan, serta partisipasi aktif dalam pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Syaiful Bachri, juga menyampaikan dukungannya kepada jajaran Bawaslu Garut agar tetap solid dan terus menjalin sinergi dengan pemangku kepentingan di daerah. Menurutnya, pendekatan kolaboratif akan menjadi kunci keberhasilan pengawasan di tingkat lokal.

“Koordinasi yang kuat antar-lembaga sangat penting dalam membangun sistem pengawasan yang preventif dan responsif. Kita tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Garut, Ahmad Nurul Syahid, menyampaikan terima kasih atas arahan dan dukungan yang diberikan oleh Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Bawaslu Garut akan terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan fungsi pengawasan di masa non-tahapan maupun tahapan ke depan.

Kegiatan supervisi ini ditutup dengan sesi diskusi terbuka dan evaluasi singkat terhadap progres pengawasan non-tahapan yang sedang berjalan, serta langkah tindak lanjut yang perlu dioptimalkan di Bawaslu Garut.

Penulis dan Foto: Panji Maulana

Editor: Panji Maulana