Lompat ke isi utama

Berita

Yusuf Menyemai Semangat Baru, Reboan Jadi Titik Balik Semangat Kerja Bawaslu Garut

Majelis Reboan Bawaslu Garut

Garut, Jawa Barat – Bawaslu Kabupaten Garut menggelar kegiatan internal bertajuk Majelis Reboan sebagai bentuk upaya menjaga semangat kerja dan membangun suasana kerja yang harmonis di lingkungan lembaga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (7/8/2025) bertempat di Kantor Bawaslu Garut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran staf dan pimpinan sekretariat Bawaslu Garut. Dalam suasana yang santai namun produktif, Majelis Reboan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan ritme kerja, serta membangun komunikasi antardivisi secara lebih terbuka dan konstruktif.
Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Surat Edaran dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang menginstruksikan setiap Bawaslu kabupaten/kota untuk mengadakan kegiatan non-tahapan. Tujuannya adalah memastikan ritme kerja kelembagaan tetap terjaga, meskipun tidak sedang berada dalam masa tahapan pemilu.


Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan kerja antardivisi. Ia mengatakan, "Momentum Reboan ini juga bisa menjadi ajang untuk menyampaikan unek-unek dari masing-masing divisi secara terbuka dan santai."


Yusuf juga menambahkan bahwa pendekatan informal dalam kegiatan ini dimaksudkan agar suasana kerja tidak menjadi terlalu kaku. “Momen ini bisa dimanfaatkan untuk saling berbagi beban kerja yang mungkin dirasakan oleh setiap divisi, sehingga tercipta saling pengertian dan kerja sama yang lebih baik,” ujar Yusuf.


Lebih lanjut, Yusuf menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana evaluasi internal. Ia mengimbau setiap divisi untuk melakukan peninjauan atas kinerja masing-masing sekaligus menjaga konsistensi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi lembaga.


Menurut Yusuf, refleksi terhadap kinerja organisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, melainkan seluruh elemen yang terlibat. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, responsif, dan adaptif terhadap perubahan.


Dalam sesi diskusi, para peserta diberi ruang untuk menyampaikan masukan, tantangan, maupun usulan perbaikan yang berkaitan dengan proses kerja di divisinya.


Melalui kegiatan Majelis Reboan ini, Bawaslu Garut berkomitmen untuk terus menjaga budaya kerja yang terbuka, reflektif, dan kolaboratif. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang memberikan dampak nyata bagi efektivitas dan profesionalisme kerja seluruh jajaran Bawaslu Garut.

Penulis dan Foto: Theresa Riska Yunita

Editor: Theresa Riska Yunita